Jumat, 30 September 2016



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
            Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, bertujuan untuk  mewujudkan suatu masayarakat yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila di dalam wajah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman, tertib dan damai.
            Dari tujuan tersebut telah dilaksanakan serangkaian pembangunan dalam segala aspek kehidupan. Dampak pembangunan yang  terasa sampai ke pelosok–pelosok wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti pada sektor transportasi darat, laut dan udara telah mengakses lebih dari 90% wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
            Ketersediaan jasa transportasi berkorelasi positif dengan kegiatan ekonomi dan pembangunan dalam masyarakat. Jasa transportasi mempunyai peranan yang sangat penting bukan hanya untuk melancarkan arus barang dan mobilitas manusia, tetapi jasa transportasi juga membantu tercapainya alokasi sumber daya ekonomi secara optimal, berarti kegiatan produksi dilaksanakan secara efektif dan efisien, kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat meningkat, selanjutnya kesenjangan antar daerah dapat ditekan menjadi sekecil mungkin.
             Pengangkutan menyandang peranan penting untuk melayani penunjang dan pemacu bila angkutan dipandang dari sisi melayani masyarakat dan meningkatkan kesejahterahan masyarakat. Selain itu, transportasi juga dapat memperlancar proses distribusi serta lebih singkat waktu yang diperlukan untuk memindahkan barang dari tempat yang kurang bermanfaat ke lokasi dimana manfaatnya lebih besar.
           Transportasi menciptakan guna tempat dan guna waktu, karena nilai barang menjadi lebih tinggi di tempat tujuan dibandingkan di tempat asal, selain dari itu barang tersebut diangkut cepat sehingga sampai di tempat tujuan tepat waktu untuk memenuhi kebutuhan. Transportasi merupakan kegiatan jasa pelayanan, jasa transportasi diperlukan untuk membantu kegiatan sektor-sektor lain (sektor pertanian, sektor  perindustrian, sektor pertambangan, sektor perdagangan, sektor konstruksi, sektor keuangan, sektor pemerintahan, transmigrasi, pertahanan keamanan dan lainnya). Untuk mengangkut barang dan manusia dalam kegiatan pada masing-masing sektor tersebut, sehingga jasa transportasi itu dikatakan derived demand atau permintaan yang diderivasi atau turunan, artinya permintaan jasa transportasi bertambah karena diperlukan untuk melayani berbagai kegiatan ekonomi dan pembangunan yang meningkat. Bertambahnya permintaan jasa transportasi disebabkan oleh karena bertambahnya kegiatan sektor-sektor lain.
Desa Batu yang berada dalam wilayah Kecamatan Pantar Timur, merupakan salah satu daerah yang strategis di Kabupaten Alor Propinsi Nusa Tenggara Timur, oleh karena sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan perdagangan barang terutama hasil komoditi dan pemenuhan kebutuhan lainnya ke daerah perdagangan dengan menggunakan alat bantu yaitu  transportasi laut, dimana  alat transportasi laut tersebut sangat dibutuhkan sehingga dapat beroperasi secara terus menerus bahkan setiap hari dengan tujuan mempermudah masyarakat Desa Batu untuk memperlancar semua aktivitas baik itu  aktivitas perdagangan maupun pemenuhan kebutuhan lainnya. Sehingga dalam melakukan  semua  kegiatan tersebut maka  di Desa Batu  harus ada alat transportasi laut yaitu  perahu motor.
        Desa Batu terdapat dua Perahu Motor yaitu Perahu Motor  Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah. Kedua Perahu Motor tersebut    beroperasi setiap hari pergi pulang (PP) tujuan Desa Batu ke Kalabahi, yang mana  kedua perahu motor tersebut terdapat  perbedaan pendapatan dimana perbedaan pendapatan tergantung  pada banyaknya penumpang yang menumpanginya dan tarif dari penumpang dan tarif barang. Umumnya masyarakat desa Batu berkeinginan lebih memilih menumpang  perahu motor yang cepat, bersih dan nyaman, ada juga yang lebih memilih perahu motor yang ukurannya besar walaupun lambat dengan alasan menjaga keselamatan. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan pendapatan perahu motor maka perlu adanya strategi khusus dari pemilik  untuk  meningkatkan mutu dan tata cara pelayanan kedua perahu motor tersebut diantaranya adalah :
1.      Cara pelayanan yang baik dari anak buah perahu motor terhadap  penumpang.
2.      Harus memperhatikan kecepatan perahu motor.
3.      Menjaga kebersihan dan kenyamanan perahu motor.
4.      Menjaga keselamatan penumpang dan barangnya.
5.      Memperhatikan kualitas mesin agar tidak terjadi kerusakan.
6.      Tergantung dari ukuran besar kecilnya perahu motor.
            Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: “Analisis Perbandingan Pendapatan Perahu Motor Penumpang Putra Tunggal dengan Perahu Motor Anugerah Tujuan Desa Batu-Kalabahi Dengan Menggunakan Metode Regresi Linear Sederhana di Pelabuhan Kalabahi Kabupaten Alor Tahun 2016.
B.    Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian pada masalah di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan mengidentifikasikan  masalah sebagai berikut:
1.      Adanya perbandingan kapasitas penumpang (volume penumpang)  dari Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah.
2.      Adanya perbandingan harga penumpang dari Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah dalam melakukan operasi.
3.      Adanya  perbandingan  pendapatan Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah dalam melakukan operasi.




C.    Batasan  Masalah
Dengan adanya batasan masalah ini, agar masalah penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini  tidak meluas, maka batasan masalah dalam penelitian ini adalah: Analisis perbandingan pendapatan perahu motor Putra Tunggal dan perahu motor Anugerah Tujuan desa Batu-Kalabahi dengan menggunakan metode regresi linear sederhana di Pelabuhan Kalabahi Kabupaten Alor.


D.    Rumusan  Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana menganalisis perbandingan pendapatan Perahu Motor Putra Tunggal dengan Perahu Motor  Anugerah tujuan desa Batu-Kalabahi dengan menggunakan Metode Regresi Linear Sederhana.
E.    Tujuan  Penelitian
Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan pendapatan Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah dengan menggunakan Metode Regresi Linear Sederhana.
F.     Manfaat Penelitian
a.    Manfaat Secara Teoritis
Universitas Tribuana Kalabahi khususnya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam sebagai kontribusi bagi pengembangan mata kuliah yang relevan dengan permasalahan yang diangkat.
b.   Manfaat Secara Paraktis
·      Penulis dapat memperoleh pengetahuan yang jelas dengan kenyataan yang ada pada lokasi penelitian.
·      Dengan penelitian ini Penulis dapat membandingkan antara teori  yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktek yang diterapkan.
·      Sebagai bahan masukan bagi peneliti lain yang melaksanakan penelitian lanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar