BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, bertujuan untuk mewujudkan suatu masayarakat yang adil dan
makmur,
berdasarkan Pancasila di dalam wajah Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang aman, tertib dan damai.
Dari
tujuan tersebut telah dilaksanakan serangkaian pembangunan dalam segala aspek
kehidupan. Dampak
pembangunan yang terasa sampai ke pelosok–pelosok wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia seperti pada sektor transportasi darat, laut dan udara telah
mengakses lebih dari 90% wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketersediaan
jasa transportasi berkorelasi positif dengan kegiatan ekonomi dan pembangunan
dalam masyarakat. Jasa transportasi mempunyai peranan yang sangat penting
bukan hanya untuk melancarkan arus barang dan mobilitas manusia, tetapi jasa
transportasi juga membantu tercapainya alokasi sumber daya ekonomi secara
optimal, berarti kegiatan produksi dilaksanakan secara efektif dan efisien,
kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat meningkat, selanjutnya kesenjangan
antar daerah dapat ditekan menjadi sekecil mungkin.
Pengangkutan menyandang peranan penting untuk
melayani penunjang dan pemacu bila angkutan
dipandang dari sisi melayani masyarakat
dan meningkatkan kesejahterahan masyarakat. Selain
itu, transportasi juga dapat memperlancar proses distribusi serta lebih singkat
waktu yang diperlukan untuk memindahkan
barang dari tempat yang kurang bermanfaat
ke lokasi dimana manfaatnya lebih besar.
Transportasi menciptakan guna tempat
dan guna waktu, karena nilai barang menjadi lebih tinggi di tempat tujuan
dibandingkan di tempat asal, selain dari itu barang tersebut diangkut cepat
sehingga sampai di tempat tujuan tepat waktu untuk memenuhi kebutuhan. Transportasi
merupakan kegiatan jasa pelayanan, jasa transportasi diperlukan untuk membantu kegiatan sektor-sektor lain (sektor pertanian,
sektor perindustrian, sektor
pertambangan, sektor perdagangan, sektor konstruksi, sektor keuangan, sektor pemerintahan, transmigrasi, pertahanan keamanan dan lainnya). Untuk mengangkut barang dan manusia dalam
kegiatan pada masing-masing sektor
tersebut, sehingga jasa transportasi itu dikatakan
derived demand atau permintaan yang diderivasi
atau turunan, artinya permintaan jasa transportasi bertambah karena diperlukan
untuk melayani berbagai kegiatan ekonomi dan pembangunan yang meningkat. Bertambahnya permintaan jasa transportasi
disebabkan oleh karena bertambahnya
kegiatan sektor-sektor lain.
Desa
Batu yang berada dalam wilayah Kecamatan Pantar Timur, merupakan salah satu
daerah yang strategis di Kabupaten Alor Propinsi Nusa Tenggara Timur, oleh
karena sebagian besar masyarakatnya melakukan kegiatan perdagangan barang
terutama hasil komoditi dan pemenuhan kebutuhan lainnya ke daerah perdagangan
dengan menggunakan alat bantu yaitu
transportasi laut, dimana alat
transportasi laut tersebut sangat dibutuhkan sehingga dapat beroperasi secara
terus menerus bahkan setiap hari dengan tujuan mempermudah masyarakat Desa Batu
untuk memperlancar semua aktivitas baik itu
aktivitas perdagangan maupun pemenuhan kebutuhan lainnya. Sehingga
dalam melakukan semua kegiatan tersebut maka di Desa Batu
harus ada alat transportasi laut yaitu
perahu motor.
Desa Batu terdapat dua Perahu Motor yaitu Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah.
Kedua Perahu Motor tersebut beroperasi
setiap hari pergi pulang (PP) tujuan Desa Batu ke Kalabahi, yang mana kedua perahu motor tersebut terdapat perbedaan pendapatan dimana perbedaan
pendapatan tergantung pada banyaknya
penumpang yang menumpanginya dan tarif dari penumpang dan tarif barang. Umumnya masyarakat desa Batu berkeinginan lebih memilih
menumpang perahu motor yang cepat,
bersih dan nyaman, ada juga yang lebih memilih perahu motor yang ukurannya
besar walaupun lambat dengan alasan menjaga keselamatan. Dengan demikian,
upaya untuk meningkatkan pendapatan
perahu motor maka perlu adanya strategi khusus dari pemilik untuk
meningkatkan mutu dan tata cara pelayanan kedua perahu motor tersebut
diantaranya adalah :
1. Cara
pelayanan yang baik dari anak buah perahu motor terhadap penumpang.
2. Harus
memperhatikan kecepatan perahu motor.
3. Menjaga
kebersihan dan kenyamanan perahu motor.
4. Menjaga
keselamatan penumpang dan barangnya.
5. Memperhatikan
kualitas mesin agar tidak terjadi kerusakan.
6. Tergantung
dari ukuran besar kecilnya perahu motor.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul:
“Analisis Perbandingan Pendapatan Perahu Motor Penumpang Putra Tunggal dengan Perahu Motor Anugerah Tujuan Desa
Batu-Kalabahi Dengan Menggunakan
Metode Regresi Linear Sederhana di Pelabuhan
Kalabahi Kabupaten Alor Tahun 2016.”
B.
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan
uraian pada masalah di atas,
maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan mengidentifikasikan masalah sebagai berikut:
1.
Adanya perbandingan kapasitas penumpang (volume penumpang) dari Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu
Motor Anugerah.
2.
Adanya perbandingan
harga penumpang dari Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah dalam
melakukan operasi.
3.
Adanya
perbandingan pendapatan Perahu Motor Putra Tunggal dan
Perahu Motor Anugerah dalam melakukan operasi.
C.
Batasan Masalah
Dengan adanya batasan masalah ini, agar masalah penelitian yang dilakukan
oleh peneliti ini tidak meluas, maka
batasan masalah dalam penelitian
ini adalah: Analisis
perbandingan pendapatan perahu motor Putra Tunggal dan perahu motor Anugerah Tujuan desa Batu-Kalabahi dengan menggunakan metode
regresi linear sederhana di Pelabuhan Kalabahi Kabupaten Alor.
D. Rumusan Masalah
Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana menganalisis perbandingan
pendapatan Perahu Motor Putra Tunggal dengan Perahu Motor
Anugerah tujuan desa
Batu-Kalabahi dengan menggunakan Metode
Regresi Linear Sederhana.
E.
Tujuan Penelitian
Tujuan
penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan
pendapatan Perahu Motor Putra Tunggal dan Perahu Motor Anugerah dengan menggunakan Metode Regresi
Linear Sederhana.
F.
Manfaat
Penelitian
a.
Manfaat Secara Teoritis
Universitas
Tribuana Kalabahi khususnya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
sebagai kontribusi bagi pengembangan mata kuliah yang relevan dengan
permasalahan yang diangkat.
b. Manfaat
Secara Paraktis
· Penulis
dapat memperoleh pengetahuan yang jelas dengan kenyataan yang ada pada lokasi
penelitian.
·
Dengan penelitian ini Penulis dapat
membandingkan antara teori yang
diperoleh di bangku kuliah dengan praktek yang diterapkan.
·
Sebagai bahan masukan bagi peneliti lain yang
melaksanakan penelitian
lanjutan.